3 Langkah Jitu Membuat Perencanaan Bisnis.

3 Langkah Jitu Membuat Perencanaan Bisnis.

Sebelum melakukan segala sesuatu kegiatan, anda tidak bisa terlepas dari aspek perencaan. Setiap pelaku bisnis pasti membuat perencanaan bisnis yang terbaik. Mendapatkan hasil yang maksimal tentunya harus dengan perencanaan yang matang.

Daftar Isi:

Kesuksesan bisnis, berawal dari perencanaan yang matang

Perencanaan yang dilakukan oleh para pelaku bisnis dilakukan secara detail, dengan menganalisa berbagai macam kemungkinan. Tanpa rencana mungkin kegiatan bisnis akan tetap jalan. Namun tidak menjamin akan bersifat suistanable atau jangka panjang. Perencaan adalah suatu yang mutlak harus dilakukan oleh para pelaku bisnis. Agar semua nya berjalan lancar, tepat, dan terarah.

Semua bisnis tidak bisa terhindar dari semua resiko. Semua yang dilakukan dalam kegiatan bisnis selalu terdapat konsekuensi. Inilah pentingnya perencanaan kita dapat meminimalisir segala resiko yang terjadi. Berikut beberapa hal yang harus anda lakukan ketika pertama memulai bisnis.

Perencanaan Bisnis / Business Plan

1. Lakukan Penelitian Terlebih Dahulu

Semua para pelaku bisnis melakukan penelitian untuk melakukan kegiatan bisnis. Dimulai dari aspek segmentasi pasar, hingga strategi pemasaran yang paling efektif sesuai dengan bidang bisnis tersebut. Para pelaku bisnis muda pada umumnya mempunyai ide yang cemerlang. Akan tetapi mereka tidak menganalisa baik dan buruk nya bagaimana. Semua ide memang dapat membuat perubahan dalam kegiatan bisnis anda. Tergantung anda sebagai pelaku bisnis melakukan nya dengan cara apa.

Kelayakan suatu ide dapat diperhitungkan agar mendapat hasil yang jelas dan terarah. Meskipun tujuan akhir nya mendapatkan keuntungan yang sebesar-besar nya. Kalian para pelaku bisnis harus mengenali apa yang dibutuhkan oleh sasaran pasar. Setelah itu menentukan tujuan bisnis anda.

penelitian ide bisnis anda

Baca Juga :

http://nisaassadah.blogspot.com/2013/06/matkul-metode-penelitian-bisnis.html

2. Menentukan Tujuan Bisnis Anda

Setelah melakukan penelitian bisnis, anda mendapatkan hasil dari berbagai aspek. Setelah itu anda akan sangat mudah untuk menentukan tujuan bisnis anda. Tujuan bisnis memang tidak hanya besar nya omset saja. Terdapat beberapa tujuan bisnis dari aspek sosial, atau aspek pengetahuan dan lain-lain. Target kinerja merupakan suatu yang prinsipal dalam perencanaan bisnis anda. Menentukan tujuan bisnis, membuat anda melakukan segala sesuatu secara terarah dan efektif.

Tujuan bisnis pada umumnya dibagi menjadi 3, yaitu tujuan jangka panjang, tujuan jangka menengan, dan tujuan jangka pendek. Misalnya tujuan jangka pendek, anda menentukan nominal target dalam sebulan. Berdasarkan tujuan tersebut anda dapat mudah menentukan apa saja yang harus dilakukan. Dengan mempertimbangkan segala konsekuensi dan resiko nya.

Menentukan Tujuan Bisnis Anda.

Baca juga :

3. Membuat Company Profile Kegiatan Bisnis Anda

Dalam perencanaan bisnis, branding adalah suatu hal yang sangat penting. Membuat profil perusahaan / company profile adalah hal pertama yang sangat baik. Selain berfungsi sebagai Business Marketing,
Dengan fungsi profil perusahaan merupakan sebuah upaya dalam menghadirkan awareness bagi khalayak mengenai bisnis yang Anda jalankan. Untuk mengundang ketertarikan klien, anda juga membuat Company Profile dengan sangat menarik dan informatif.

Perencanaan Bisnis, Profil Perusahaan.

Diatas merupakan salah satu contoh profil perusahaan di bidang Bahan Bakar Minyak. Profil perusahaan tersebut dibuat menarik sesuai dengan bidang perusahaan tersebut. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab saat ini jasa untuk mengemas profil perusahaan dapat dengan mudah Anda dapatkan.

Jasa Pembuatan Company Profile

Salah satu pelayanan percetakan zona cetak bandung, diantara nya membuat dan mencetak company profile / profil perusahaan. Dapatkan penawaran terbaik yang kami berikan. Jika anda ingin menghubungi kami bisa dengan mengunjungi situs website atau langsung menghubungi melalui aplikasi chatting whatsapp.

Zona Cetak Bandung – Print Made Easy.

Buku Yasin – Mengenang dan Mendoakan seseorang yang sudah meninggal dunia, dengan membacakan Surat Yasin.

Buku Yasin – Mengenang dan Mendoakan seseorang yang sudah meninggal dunia, dengan membacakan Surat Yasin.

Buku Yasin – Pada umumnya semua orang membacakan surat yasin untuk mendoakan seseorang yang telah meninggal dunia. Mendoakan orang yang sudah meninggal dunia, tidak hanya dengan surat yasin saja. Ada banyak doa yang disajikan di dalam kitab Al Quran. Namun kondisi masyarakat muslim di indonesia biasa membaca yasin dalam rangka mendoakan seseorang yang sudah meninggal dunia.

Daftar Isi:

Buku Surat Yasin dan Buku Majmu Syarif.

surat yasin

Buku Yasin dan Majmu Syarif memiliki perbedaan yang bisa dilihat dari isinya. Dalam buku Yasin, isi yang dikandung kurang lebih berupa surat yasin, tahlil, dan surat-surat pendek lainnya. Sementara buku Majmu’ Syarif memiliki kedudukan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Isinya berupa panduan praktis beribadah disertai kumpulan doa, Zikir, Yasin, Tahlil, Asmaul Ilusna dan surat-surat pilihan untuk tuntutan spiritualitas seorang Muslim dalam berbagai kondisi.

Buku Yasin

buku yasin

Buku yasin.

Buku Yasin adalah buku yang berisikan hanya surat yasin di dalam nya. Buku ini memberikan kemudahan kepada yang membaca nya. Karena menggunakan ejaan bahasa indonesia untuk cara membaca bahasa arab. Anda yang belum terlalu lancar membaca bahasa arab atau al quran tidak perlu kuatir untuk membacanya. Buku ini juga memberikan arti surat yasin setiap ayatnya.

 

Buku Majmu Syarif

Buku Majmu syarif tentu nya berbeda dengan buku yasin. Buku Majmu syarif menyajikan beberapa surat-surat pendek dan doa sebagai berikut,

  • keutamaan surat-surat dan ayat pilihan yang ada di dalam kitab Al Quran.
  • Berbagai macam jenis doa dan berbagai macam fadhilah nya.
  • Tips lengkap merawat jenazah dan bacaan doanya.
  • Adab berdoa, berdzikir, dan bershalawat.
  • Terdapat rangkaian lengkap, ratibul hadad.
  • 13 shalawat nabi.
  • Beberapa surat pilihan.
  • 99 Asmaul Husna.
  • 7 Haikal.

buku majmu syarif

Buku Majmu Syarif.

Nah, sekarang anda dapat membedakan Buku Yasin dan Buku Majmu. Pada umumnya buku ini dicetak oleh beberapa percetakan kecil hingga percetakan besar. Untuk mencetak buku tersebut anda bisa menghubungi percetakan yang terpercaya di sekitar anda.

Jasa Cetak Buku Yasin dan Buku Majmu Syarif

Tim percetakan zona cetak bandung melayani percetakan buku yasin maupun majmu dengan kualitas bahan baku yang terbaik, serta desain dan cover yang elegan, menarik, dan juga dapat disesuaikan dengan keinginan anda. Kami menawarkan harga terbaik tentunya bersahabat dan ramah di kantong. dengan keunggulan-keunggulan yang kami miliki, tentunya anda tak perlu ragu lagi untuk memesan ketempat kami.

Baca juga :

Cetak Buku Tahunan Sekolah SD, SMP, SMA, Kuliah

 

Packaging Identitas Produk  yang menarik, Meningkatkan Daya Tarik Konsumen

Packaging Identitas Produk yang menarik, Meningkatkan Daya Tarik Konsumen

Packaging Sebagai Identitas Produk

Packaging produk merupakan suatu identitas produk itu sendiri. “Don’t Judge Book By It’s Cover” semboyan yang digunakan untuk menilai kepribadian seseorang. Tapi tidak berlaku untuk sebuah produk. Dalam menjalankan sebuah bisnis, terdapat beberapa poin penting yang mempengaruhi besar kecilnya omset penjualan suatu produk. 

Packaging produk pun ditingkatkan dengan kesan yang menarik. Tinggi nya daya saing dan permintaan yang beraneka ragam. Para pelaku bisnis harus mampu membuat strateginya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan bisnisnya. Packaging merupakan suatu yang penting pada sebuah produk. Tanpa packaging produk tersebut tidak dapat memberikan informasi penting kepada para konsumen. 

Berbagai macam jenis packaging

 

Di dalam sebuah packaging terdapat hal yang harus diperhatikan, yaitu Desain Packaging. Desain Packaging dibuat menjadi unik, eye catching, dan menarik. Karena semua itu berperngaruh kepada emosional calon pembeli. berikut packaging yang telah dibuat oleh tim percetakan zona cetak bandung. 

 

Jasa Cetak dan Jasa Desain Packaging

Unsur yang harus diperhatikan ketika membuat suatu packaging produk diantaranya warna, bentuk packaging, identitas produk, dan Seni dalam membuatnya. Pada umumnya warna cerah digunakan dalam packaging produk. Karena warna cerah dapat menarik perhatian calon konsumen. Tidak hanya warna, bentuk packaging tersebut pun diperhitungkan. Identitas produk hal yang paling terpenting dalam suatu packaging produk. Seni pun dibutuhkan dalam memberikan kesan dalam suatu packaging. 

Sudah saatnya anda membuat atau memperbaharui packaging produk untuk mengambil hati para calon konsumen anda. Tim percetakan Zona Cetak Bandung siap membantu anda, kami menawarkan jasa cetak dan jasa desain dengan harga menarik , berkualitas, dan memiliki nilai jual yang tinggi.  Segera hubungi kami.

Cetak Nota, Faktur, Dan Invoice Untuk Bisnis Anda

Cetak Nota, Faktur, Dan Invoice Untuk Bisnis Anda

Cetak nota dan faktur di Bandung untuk kebutuhan bisnis anda. Nota di Indonesia terkadang suka disebut bon atau resi, pada umumnya digunakan oleh toko sebagai bukti transaksi. Faktur di lain pihak biasanya digunakan oleh perusahaan yang lebih besar dan memuat informasi lebih banyak dan detail dibanding nota.

Daftar Isi:

Nota & Faktur

Nota dan faktur adalah hal yang wajib untuk di miliki oleh pelaku kegiatan bisnis perusahaan atau perorangan. Nota merupakan bukti secara langsung mengenai pembelian suatu barang. Sedangkan faktur merupakan perhitungan penjualan suatu barang dengan deskripsi yang jelas didalam nya. ternyata nota dan faktur itu berbeda ya.

cetak nota bandung
Contoh Nota

Nota

Nota adalah bukti transaksi barang secara tunai yang terdiri atas 2 lembar yang sama (1 buah copy carbon) lembar pertama untuk pembeli dan lembar kedua untuk penjual. Nota dibuat oleh pelaku usaha berupa produk atau jasa dan diberikan kepada konsumen.

Pada umumnya banyak sekali nota yang sudah tersedia di toko ATK. namun nota tersebut merupakan nota yang sangat sederhana tanpa adanya identitas pihak penjual.  Nota yang lebih baik mencantumkan nama dan alamat toko/perusahaan penjual. Ini akan meningkatkan kepercayaan konsumen. Nota penjualan biasa digunakan oleh para pelaku usaha, dengan fungsi sebagai berikut,

1. Sebagai media untuk mengetahui kuantitas barang 2. Sebagai media untuk  transaksi jual-beli 3. Sebagai Tanda terima pembayaran

Nota terkadang juga dibuat hingga tiga rangkap, lembar pertama untuk konsumen (sebagai pembeli). Selanjutnya salinan pertama untuk kasir sebagai dokumen pembukuan. dan salinan kedua sebagai arsip untuk pengecekan persediaan. Boleh dibilang nota itu bentuk sederhana dari Faktur.

Nota, bagi penjual memberikan bukti kepada konsumen bahwa mereka telah  melakukan transaksi jual beli. Jika penjual tidak bisa mengeluarkan nota, maka pembeli bisa jadi tidak akan membeli lagi karena mereka juga membutuhkan nya sebagai bukti yang sah untuk perusahaan tempat mereka bekerja. Nota bagi pembeli sangat diperlukan sebagai bukti pembelian untuk dicatatkan di pembukuan. Seringkali kita memerlukan nota untuk dapat meminta penggantian biaya ke perusahaan tempat kita bekerja. Tanpa nota mereka enggan untuk mengganti uang yang telah kita keluarkan.

Faktur

Faktur adalah bukti dokumen yang digunakan dalam proses jual-beli. Faktur biasa nya menjelaskan tentang deskripsi suatu produk secara jelas dan jumlah nilai nominal penjualan secara terperinci. Pada umumnya faktur digunakan dalam perhitungan penjualan sebagai berikut,
cetak faktur
Contoh Faktur Penjualan Kegiatan Bisnis.
Sumber : zahir.info
Dalam faktur dijelaskan beberapa komponen yang tertera didalam nya seperti,
1. Identitas Perusahaan
2. Nama Pelanggan
3. Tanggal terjadi nya transaksi
4. No Surat Faktur atau No Transaksi
5. Detail Transaksi (Kuantitas, Nominal)
6. Nama dan Tanda-tangan (para pelaku transaksi jual-beli)
7. Cap Identitas perusahaan
Semua komponen tersebut harus tercantum dalam sebuah faktur. Sebagai bukti perhitungan penjualan dan sebagai tanda bukti antara penjual-pembeli dalam transaksi tersebut. Penggunaan faktur biasanya digunakan oleh perusahaan besar, sedangkan nota untuk toko.

Invoice

Invoice digunakan sebagai alat penagihan atas transaksi yang tertera di dalam sebuah faktur, jadi invoice dan faktur berhubungan erat. Ada dua jenis invoice, yaitu invoice biasa yang seringkali kita pakai dan proforma invoice yang bersifat sementara sebelum invoice asli dikeluarkan.
Beberapa perusahan akan meminta proforma invoice agar mereka dapat mengeluarkan uang untuk pembelian. Jika  transaksi telah beres baik itu barang maupun jasa maka Invoice asli akan keluar yang berfungsi sebagai pengganti proforma invoice.
Fungsi dari proforma invoice yang mungkin belum diketahui ialah:
  • Proforma Invoice sebagai perkiraan harga yang akan dibayarkan pembeli kepada penjual untuk melunasi tagihan.
  • Sebagai pencatatan produk yang akan dibeli oleh konsumen.
  • Pembeli dapat menanyakan kepada penjual barang atau jasa, jika nilai yang dibeli ataupun jumlahnya yang tercatat tidak sama dengan pesanan.
  • Bisa di jadikan sebagai rujukan agar transaksi dapat di msukkan ke dalam pembukuan.
  • Bisa di jadikan sebagai rujukan apabila barang atau jasa yang ada di dalamnya akan dijual pembeli ke pihak ketiga.
  • Rujukan yang sah sebagai faktur pajak untuk kasus-kasus tertentu.
  • Bisa di jadikan sebagai rujukan apabila terjadi kesalahan transaksi, misalnya terjadi kesalahan jumlah barang yang telah diterima.
 
contoh invoice
Contoh Invoice

Cetak Nota, Faktur, dan Invoice di Bandung

Bagi Anda yang memerlukan Nota dan Faktur atau invoice untuk kebutuhan bisnis anda, Zona Cetak Bandung akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk cetak Nota & Faktur secara khusus dan maksimal. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai harga, pemesanan atau konsultasi desain, segera kunjungi situs website perusahaan kami. (Whatsapp Only). Atau anda juga dapat mengunjungi gerai percetakan kami di Jalan Ahmad Yani No. 763 Bandung.

Hubungi kami segera! Zona Cetak Bandung “A Place to Print Your Imagination”

Cetak Nota Sendiri

Mungkin anda berfikir untuk melakukan pencetakan nota sendiri tanpa bantuan percetakan. Ini bisa saja dilakukan asalkan anda mengerti format yang dibutuhkan oleh sebuah nota, faktur ataupun Invoice. Yang perlu dipertimbangkan adalah kualitas hasil cetakan dan kemampuan printer mencetak nota. Hasil pencetakan mesin offset akan berbeda dengan hasil pencetakan printer biasa. Kuantitas yang dapat diproduksi oleh mesin offset jauh lebih tinggi dibandingkan mesin printer biasa. Untuk faktur dan Invoice itu sudah kelas perusahaan yang artinya mereka membutuhkannya dalam skala besar hingga ribuah eksemplar. Mampukan printer kita melakukan nya? Biaya produksi mesin offset akan jauh lebih kecil dibandingkan mencetak nota sendiri menggunakan printer. Belum lagi kemungkinan besar printer anda akan rusak setelah melakukan pencetakan dalam jumlah besar. Apakah sebanding penghematan yang anda lakukan dengan pengorbanan printer kesayangan anda? Kami berharap anda bijaksana dalam  memutuskan apakah pencetakan nota akan dilakukan sendiri atau menggunakan jasa percetkan.

Kesimpulan

Nota, faktur, dan invoice merupakan bukti transaksi dan alat penagihan yang sangat penting dimiliki oleh perusahaan baik sebagai penjual maupun pembeli. Sebagai penjual selain sebagai bukti bahwa ia telah mengirimkan barang kepada pembeli juga dapat dijadikan bukti untuk penagihan dikemudian hari. Sebagai pembeli faktur diperlukan sebagai bukti untuk mengajukan pembelian kepada bagian keuangan, tanpa nota, faktur, atau invoice, bagian keuangan tidak akan mau mengeluarkan uang karena ini juga mereka perlukan sebagai bukti bagi management. Semuanya terkait satu sama lain. Nota, faktur, dan Invoice akan memudahkan pencatatan keluar masuk barang dan dapat dijadikan rujukan di kemudian hari apabila akan dilakukan pemeriksaan ulang ataupun stock opname. Cetak nota biasanya dilakukan oleh percetakan professional bukan dicetak pribadi karena kekompleks an format dan banyaknya jumlah yang akan di cetak.

Cetak Nota, Faktur, atau Invoice Untuk Kota Bandung Serta Kota Kota Lainnya di Indonesia Bisa Menghubungi

WA/Telp 083820004757

Sejarah Lengkap Percetakan di Indonesia

Sejarah Lengkap Percetakan di Indonesia

Daftar Isi:

Sejarah Percetakan

percetakan di indonesia

Sahabat Zona Cetak, tahukah anda sejarah atau napak tilas Percetakan di Indonesia? kali ini Zona cetak bandung akan menulis tentang sejarah lengkapnya. Simak tulisan berikut ini.

Sebelum mengupas tentang percetakan di indonesia, ada baiknya anda mempelajari terlebih dahulu secara singkat sejarah percetakan di dinia karena Percetakan memiliki catatan sejarahnya sendiri. Sejarah mencatat informasi tanggal dari gambar dinding gua yang berumur lebih dari 30.000 tahun. Pada 2500 B.C., orang Mesir mengukir hieroglyphics pada batu. Namun, percetakan yang kita ketahui sekarang tidak ditemukan hingga lebih dari sekitar 500 tahun yang lalu.

Sejarah Percetakan di Asia

Orang China membuat banyak penemuan. Mereka menemukan kertas di abad pertama dan moveable type yang terbuat dari tanah liat sekitar abad ke-11. Orang Korea pertama kali membuat moveable type dari perunggu pada pertengahan abad ke-13. Akan tetapi, tidak diketahui adanya hubungan antara penemuan awal orang Asia dan penemuan percetakan di Eropa pada abad ke-15.

Sejarah Percetakan di Eropa

Di Eropa, sebelum percetakan ditemukan, semua informasi yang tercatat ditulis dengan tangan. Buku-buku dengan hati-hati disalin oleh ahli tulis (scribes) yang sering menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu jilid buku. Metode ini begitu lambat dan mahal dan hanya sedikit orang yang memilik kesempatan atau kemampuan untuk membaca karya yang telah selesai.

Penemuan Johann Gutenberg pada tahun 1440-an, yaitu moveable type dan mesin percetakan memainkan peran signifikan dalam upaya membawa Eropa keluar dari “masa kegelapan”. Percetakan membuat buku dan bahan bacaan lainnya tersedia bagi masyarakat umum. Orang-orang pun belajar membaca. Ketika mereka mulai terdidik, mereka mulai bertukar pikiran dan informasi yang mengarah pada penemuan-penemuan baru. Eropa memasuki periode perkembangan dan eksplorasi yang dikenal dengan Renaissance.

Hanya ada sedikit perkembangan dalam bidang percetakan antara tahun 1440 hingga mulainya Revolusi Industri sekitar tahun 1800-an. Pada tahun 1800-an, bidang metode percetakan dan kemesinannya mengalami kemajuan pesat. Industrilisasi membuat mungkin ditemukannya mesin cetak bertenaga uap, mesin rotari, mesin pembuat kertas, dan mesin typeset otomatis. Mesin mengurangi biaya produksi bahan cetak dan membuat mereka lebih mudah terjangkau. Pada masa ini, fotografi, photoengraving, dan coal-tar dyces untuk membuat tinta berwarna juga ditemukan.

Perkembangan Percetakan

Pada akhir tahun 1900-an, kemajuan teknologi dan barang elektronik terus mengubah industri percetakan. Letterpress menjadi kurang penting. Ia dipakai hanya untuk beberapa surat kabar yang besar dan beberapa label dan percetakan bahan pengepak, formulir bisnis, dan percetakan tugas.

Flexography akhirnya menggantikan letterpress dalam percetakan surat kabar. Metode ini akan terus bertumbuh dalam paket komersial dan pemublikasian buku. Reprography menjadi lebih tersedia dan penggunaan luas prosesor kata dan penyaring gambar (scanner) elektronik mengurangi biaya produksi percetakan.

Akhir-akhir ini berkembang metode gravure, menggunakan elektromekanik dan laser pemahat dari silinder berlapis plastik. Pengetsaan elektronbeam dan plat fotosensitif juga menurunkan biaya pembuatan silinder. Sistem elektronik baru membuatnya mungkin untuk membuat silinder percetakan langsung dari salinan asli tanpa film atau operasi manual. Perkembangan ke depan dari tinta berbasis air akan lebih jauh memotong biaya dan menghilangkan masalah polusi. Ini akan menjamin gravure memiliki bagian yang lebih banyak lagi dalam pasar percetakan.

Perkembangan kemajuan teknologi akan terus semakin cepat. Sekarang dunia berada dalam pertengahan ledakan informasi, industri percetakan akan terus maju dan terus merekam dan mendistribusikan informasi kedalam abad yang baru. Perkembangan percetakan pun semakin meluas di seluruh dunia, begitupula dengan negara Indonesia tak luput dari kemajuan percetakan.

Percetakan di Indonesia

Hadirnya percetakan di Indonesia bermula dari kedatangan Belanda (tiba tahun 1596) yang erat hubungannya dengan VOC. Pada Tahun 1624, misionaris Gereja Protestan Belanda memerkenalkan percetakan di Hindia Belanda dengan membeli sebuah mesin cetak dari Belanda untuk menerbitkan literatur Kristen dalam bahasa daerah, sehubungan dengan keperluan penginjilan. Tapi mesin cetak itu menganggur, karena tak ada tenaga operator untuk menjalankannya. Baru pada tahun 1659 (35 tahun kemudian), Kornelis Pijl memrakarsai percetakan dengan memroduksi sebuah Tijtboek, yakni sejenis almanak, atau “buku waktu”.

Perjalanan Percetakan di Indonesia

Perkembangan percetakan di Indonesia erat sekali dengan sejarah perjalanan surat kabar. Berikut beberapa catatan waktu perjalanan percetakan di Indonesia.

• 1667:Pemerintah pusat berinisiatif mendirikan percetakan dan memesan alat cetak yang lebih baik, termasuk matriks yang menyediakan berbagai jenis huruf.
• 1677:Dokumen dengan kosa kata Belanda-Melayu pertama kali dicetak.
• 1693: Dokumen New Testament dicetak dalam bahasa Portugis.
• 1699:Pendeta Andreas Lambertus Loderus mengambiil alih Boeckdrucker der Edele Compagnie untuk didayagunakan secara maksimal. Banyak karya penting dalam bahasa Belanda, Melayu dan Latin lahir dari percetakannya, termasuk sebuah kamus Latin-Belanda-Melayu yang disusun oleh Loderus sendiri.
• 1718:Pemerintah pusat mendirikan percetakan sendiri di Kasteel Batavia (kasteel = benteng, Batavia saat itu adalah kota yang dikelilingi benteng) untuk kepentingan mencetak dokumen-dokumen resmi.
• 1744: Surat kabar tercetak pertama bernama Batavia Nouvelles lahir dari Percetakan Benteng yang dikelola oleh Jan Erdman Jordens, tepatnya pada 8 Agustus 1744. Hanya terdiri dari selembar kertas berukuran folio, yang kedua halamannya masing-masing berisi 2 kolom. Isinya memuat maklumat pemerintah, iklan dan pengumuman lelang. Pembaca bisa mendapatkannya setiap Senin dari Jan Abel, perusahaan penjilidan milik Kompeni di Benteng. Sebuah sumber menyebutkan, koran pada saat itu ditulis tangan.
• 1761:Mulai diberlakukan peraturan percetakan pertama yakni “Reglement voor de Drukkerijen te Batavia” (Juni 1761) di bawah pemerintahan Gubernur Jenderal A. van der Parra.
• 1776: Surat kabar Vendu Niews (VN) diterbitkan oleh L. Dominicus. Ini adalah surat kabar pertama yang bersentuhan dengan orang Indonesia, tiga dasawarsa setelah Bataviase Nouvelles mati. VN merupakan media iklan mingguan, terutama mengenai berita lelang, juga maklumat penjualan sejumlah perkebunan besar dan beberapa iklan perdagangan. Dikenal oleh masyarakat sebagai “soerat lelang”.
• 1785:Percetakan Kota dilarang keras mencetak apapun tanpa izin sensor. Penyensoran mulai dilaksanakan di Hindia Belanda pada 1668.
• 1810:15 Januari 1810 terbit edisi pertama mingguan resmi pemerintah, Bataviasche Koloniale Courant yang diasuh oleh Profesor (Kehormatan) Ross, pendeta komunitas Belanda di Batavia sejak 1788. Isinya memuat juga iklan, mulai dari tali sepatu hingga budak belian. Penerbitan berhenti 2 Agustus 1811, persis seminggu sebelum Batavia jatuh ke tangan Inggris.

Baca juga: Percetakan Bandung

Perjalanan Percetakan di Indonesia

• 1855:Surat kabar pertama berbahasa Jawa terbit di Surakarta sekali seminggu, namanya Bromartani. Diterbitkan oleh perusahaan kongsi Belanda, Harteveldt & Co.
• 1910: Di Jakarta terbit surat kabar nasional yang pertama, Medan Prijaji.
• 1921-1922:Pabrik kertas pertama, N. V. Papier Fabriek Padalarang, dibangun di Padalarang dengan kapasitas produksi 9 ton per hari.
• 1939-1940:Pabrik kertas kedua dibangun di Jawa Timur, dekat daerah Letjes, Probolinggo, oleh pemilik pabrik yang sama dengan yang di Padalarang.
• 1949: Di Jakarta hanya terdapat 2 mesin printing yang dimiliki oleh warga pribumi. Percetakan milik warga asing hanya berproduksi untuk kepentingannya saja.
• 1950:Jumlah perusahaan percetakan nasional (milik pribumi) di Jakarta meningkat menjadi 23 buah. 24 lainnya dimiliki warga asing (Belanda), sementara 86 lagi dimiliki warga Tionghoa.
• 1951:Dari data resmi, terdapat 150 perusahaan percetakan di Jawa Timur (75 di Surabaya, 18di Malang, dan sisanya tersebar di daerah dan sekitarnya).
• 1953-1954:Percetakan Negara melakukan proyek modernisasi percetakan yang ambisius dengan membeli sebuah mesin web-offset 4 warna.
• 1970-an:Industri percetakan di seluruh dunia berganti ke teknologi offset. Dua perusahaan percetakan Cina terbesar, Sin Po dan Keng Po membeli mesin cetak rotasi untuk koran yang tetap digunakan hingga 1970-an. Surat kabar Sinar Harapan (sejak 1961) dan Kompas (sejak 1965) pernah menggunakan fasilitas mesin printer ini hingga mereka memiliki mesin cetak sendiri di tahun 1970-an.
• 1976:Sebanyak 385 mesin cetak offset diimpor ke Indonesia.
• 1992:Teknologi computer to film (CTF) masuk ke Indonesia. Awalnya hanya percetakan-percetakan besar saja yang memilikinya. 1995, percetakan-percetakan menengah dan kecil mulai mengadopsi. Hingga tahun 1997, penggunaan CTF bisa dibilang sudah merata.
• 2000:Masuknya teknologi computer to plate (CTP) mulai menggeser CTF dan ikut berdampakpada menurunnya bisnis repro. Sampai sekarang kurang lebih terdapat 70 mesin CTP di Indonesia. Dulu merek-merek yang terkenal untuk mesin ini adalah Heidelberg dan AGFA. Sekarang sudah mulai banyak pemain baru, seperti Screen, Scitex dan Basys Print.

Perkembangan Percetakan di Indonesia

Perkembangan terakhir di Indonesia: Saat ini percetakan besar di Indonesia sudah mulai mengadopsi teknologi computer to press berupa direct imaging (memakai master) dan computer to print (tanpa master) yang banyak menggunakan teknologi mesin digital printing. Salah satu mesin cetak yang terkenal di kelas ini adalah HP Indigo. Bahkan percetakan-percetakan kini sudah melengkapi peralatannya tidak hanya untuk urusan pre-press, tapi juga post press (proses finishing seperti cutting, binding, folding, stiching, embossing, dan lain-lain), sehingga percetakan menjadi bisnis one-stop service yang makin berkembang.

error: Content is protected !!